Gowa | BugisMakassar.Info – Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polresta Gowa, Kompol Ismail Pali, S.H., M.M., memimpin jalannya upacara bendera di SMA Negeri 2 Gowa (SMAN 2 Gowa) pada Senin (5/10/2026). Kehadiran perwira menengah kepolisian ini dalam rangka program Police Go to School guna mengedukasi para pelajar agar terhindar dari ancaman penyalahgunaan narkotika sejak dini.
Upacara yang berlangsung khidmat di Jalan Pendidikan Limbung, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ini dihadiri oleh ratusan siswa, jajaran guru, serta staf sekolah.
Dalam amanatnya, Kompol Ismail memberikan pesan yang kuat dan mendalam kepada para siswa. Ia menegaskan bahwa pintu utama kehancuran masa depan seorang remaja sering kali bermula dari rasa penasaran yang berujung pada percobaan pertama menggunakan zat terlarang.
”Jangan pernah mencoba narkoba. Sekali terjerumus, masa depan bisa hancur. Narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mental dan cita-cita generasi muda,” tegas Kompol Ismail di hadapan para peserta upacara.
Sebagai langkah preventif, Kompol Ismail membagikan tiga kunci utama bagi pelajar untuk membentengi diri dari bahaya narkoba:
• Membangun Keteguhan Diri: Menanamkan kesadaran hukum dan prinsip yang kuat untuk menolak segala bentuk bujukan penyalahgunaan zat terlarang.
• Selektif dalam Pergaulan: Berhati-hati dalam memilih lingkungan pertemanan agar tidak terjebak dalam lingkaran hitam pergaulan bebas dan narkotika.
• Alihkan ke Kegiatan Positif: Mengisi waktu luang dengan kegiatan akademis maupun non-akademis yang produktif demi meraih prestasi.
Inisiatif kepolisian ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SMAN 2 Gowa, Arifuddin, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam atas kehadiran langsung Kasat Narkoba Polresta Gowa di tengah-tengah para siswa.
Menurut Arifuddin, kolaborasi antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum sangat krusial dalam membentuk karakter disiplin sekaligus memberikan pemahaman riil mengenai dampak buruk narkoba di kalangan remaja.
”Kami sangat bersyukur atas kedatangan Bapak Kasat Narkoba Polresta Gowa. Edukasi langsung ini memberikan nilai tambah yang besar bagi sekolah dalam membentuk karakter peserta didik agar lebih waspada terhadap pengaruh negatif,” ungkap Arifuddin.
Ia berharap sinergi lintas instansi ini dapat terus digalakkan secara berkesinambungan. Dengan adanya kegiatan ini, SMAN 2 Gowa semakin memperkuat komitmennya untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, aman, dan bebas dari peredaran gelap narkoba.
”Jauhi narkoba, jaga pergaulan, raih prestasi, dan selamatkan masa depan generasi bangsa.”
Laporan: zulaikha




























