Cemarkan Nama Baik dan Fitnah Lewat Teknologi AI, Brigpol L Seret Penyebar Konten Palsu ke Ranah Hukum

Makassar | BugisMakassar.Info – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto yang menampilkan sosok diduga anggota Satresnarkoba Polrestabes Makassar, Brigpol L, tengah mengonsumsi narkotika jenis sabu. Foto tersebut viral di Instagram dan memicu berbagai spekulasi negatif dari warganet.

​Menanggapi hal tersebut, Brigpol L dengan tegas membantah keaslian foto yang beredar. Ia menyatakan bahwa gambar tersebut adalah hasil rekayasa teknologi dan bukan dirinya.

“Itu bukan foto saya dan sangat jauh sekali bedanya mukaku,” tegas Brigpol L saat memberikan klarifikasi.

​Berdasarkan penelusuran di lapangan, foto viral tersebut diduga kuat merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI).

​Penyalahgunaan teknologi semacam ini dinilai sangat berbahaya karena mampu menciptakan disinformasi yang sangat realistis. Gambar hasil rekayasa AI tersebut tidak hanya berpotensi menggiring opini publik yang salah, tetapi juga mencoreng nama baik serta reputasi institusi maupun individu secara tidak bertanggung jawab.

Merasa dirugikan secara pribadi maupun kedinasan, Brigpol L menyatakan tidak akan tinggal diam. Ia menempuh jalur hukum guna melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah penyebaran konten palsu ini. Langkah tersebut diambil demi menegakkan keadilan serta memulihkan kembali reputasinya yang tercemar.

​Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat luas agar lebih cermat, kritis, dan bijak dalam menggunakan teknologi digital. Penyalahgunaan AI untuk memalsukan foto atau video seseorang tanpa verifikasi dapat menjerat pelaku ke dalam konsekuensi hukum yang serius, selain merugikan banyak pihak melalui informasi palsu (Hoax).

Redaksi bugismakassar.info akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini dan menyajikan informasi secara transparan serta berimbang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib masih mendalami identitas pemilik akun Instagram yang pertama kali menyebarkan foto manipulatif tersebut beserta motif di baliknya.

Laporan: ®edaksi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Trending

List Kategori