Perkuat Sinergi APH, Rutan Makassar Gelar Razia Besar-Besaran Jelang HBP Ke-62

Makassar | BugisMakassar.Info + Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menggelar razia penggeledahan blok hunian pada Rabu (8/4). Tidak bergerak sendiri, Rutan Makassar menggandeng Kantor Wilayah Kemenimipas Sulawesi Selatan serta Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur TNI dan Polri.

​Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Rudy Fernando Sianturi. Kehadirannya menegaskan bahwa pengawasan lintas instansi adalah harga mati dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Razia gabungan ini menyasar seluruh kamar hunian warga binaan. Tim Satuan Kepatuhan Internal (Satops Patnal) bersama personel TNI/Polri melakukan pemeriksaan detail guna memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam sel. Fokus utama penggeledahan meliputi:

Peredaran Narkoba: Memastikan Rutan bersih dari penyalahgunaan zat terlarang, Alat Komunikasi Ilegal: Menekan potensi praktik penipuan daring (lapor/sidik) dari dalam Rutan dan Senjata Tajam & Barang Terlarang: Meminimalisir potensi gangguan keamanan fisik.

Kepala Rutan Kelas I Makassar Jayadi Kusuma menyatakan bahwa langkah ini bukan sekadar rutinitas seremonial menjelang HBP, melainkan wujud nyata dari komitmen “Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju”, yakni deteksi dini, pemberantasan narkoba, dan sinergi dengan aparat penegak hukum.

​”Kami tidak main-main. Melalui razia ini, kami ingin memastikan Rutan Makassar tetap aman, tertib, dan bersih (Zero HALINAR—HP, Pungli, dan Narkoba). Ini adalah bagian dari upaya kami memberikan pelayanan prima dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi,” tegas Karutan Makassar.

Keterlibatan TNI dan Polri dalam razia ini mendapat apresiasi khusus. Kolaborasi tersebut membuktikan bahwa aspek keamanan di dalam Rutan merupakan tanggung jawab kolektif demi terciptanya situasi wilayah yang kondusif secara umum.

​Selain penggeledahan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi persuasif kepada warga binaan agar tetap mematuhi aturan kedisiplinan selama menjalani masa pembinaan.

lp ; zulaikha

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Trending

List Kategori