Bugis Makassar Info
Bugismakassar.info | portal online yang menyajikan beragam topik informasi yang berskala lokal, hingga nasional. Dengan komitmen untuk senantiasa menghadirkan berita-berita terupdate tajam terpercaya dan akurat.
spot_img
spot_imgspot_imgspot_img

Update :

Terungkap Dua Sejoli Akhiri Hidupnya di Indekos ; Tinggalkan Surat Wasiat, Dugaan Sering Dibandingkan Saudara Sendiri

Makassar | BugisMakassar.info – Kisah dua sejoli di makassar yang akhiri hidupnya di indekos, kini terungkap terkait dugaan yang sering dibandingkan oleh orang tua korban dengan saudara sendiri dan tertutup untuk bercerita kepada keluarga lebih memilih sahabat.

Kisah tersebut diketahui ketika kerabat korban bercerita saat korban ditemukan meninggal di indekos yang terletak di Jalan Muhammad Tahir, lorong 7 Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi selatan pada hari rabu (14/11)

Penemuan korban sementara karena bunuh diri lantaran pada saat ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan selembar surat wasiat dan sebuah botol yang diduga racun yang diminum kedua sejoli tersebut.

Kapolsek Tamalate, Kompol Aris Sumarsono membenarkan ihwal penemuan jenazah sejoli bunuh diri itu. Dia menyebutkan keduanya adalah Idil Akbar Yahya (26) dan Agus Kartina (24).

“Menurut keluarga keduanya bukan suami istri. Yang menghuni indekos itu yang laki-laki. Sudah lama dia tinggal disitu,”kata Aris, Sabtu (18/11/2023).

Kompol Aris Sumarsono menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP, dari hasil olah TKP, pihak kepolisian menduga kuat keduanya tewas karena bunuh diri.

“Tidak ditemukan ada tanda-tanda bahwa keduanya dibunuh. Kesimpulan kami saat ini mereka bunuh diri sementara jenazah kedua korban tengah menjalani visum,”ucapnya.

Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya dua carik kertas yang berisi pesan dari kedua korban untuk keluarga mereka masing-masing. Surat itu ditemukan saat pihak kepolisian melakukan olah TKP.

“Ada surat yang kami temukan. Kita koordinasikan dengan dokpol,”
Meski begitu Aris mengaku pihaknya akan tetap menyelidiki penyebab pasti sejoli itu tewas apalagi korban sudah meninggal sudah lebih 4 atau 5 hari. Kami pelajari dulu, kan kami itu masih penyelidikan jadi kami belum bisa kaitannya apa, kami belum bisa sampaikan, kemudian kami perlu identifikasi forensik, periksa saksi-saksi,”ungkap Kompol Aris Sumarsono

Berdasarkan informasi yang diterima awak media, kedua sejoli yang akhiri hidupnya ditemukan pertama kali oleh kerabat dari korban berinisial (KR) dan (EB). Keduanya khawatir karena korban tak ada kabar selama berhari-hari, tapi sebelum korban meninggal pernah curhat kepada saya tentanng keluarganya yang selalu membandingkan dengan saudara sendiri,

“Saya berinisiatif mendatangi indekos tempat korban tinggal. Setibanya disana saya mencium aroma tak sedap, lalu saya minta bantuan pemilik indekos, pintu kamar indekos tempat korban tinggal berhasil dibuka hingga akhirnya mereka mendapati kedua sejoli dalam kondisi sudah meninggal dan membusuk dalam keadaan terlentang berdekatan,”tutur sahabat korban.

surat wasiat dua sejoli yang meninggal di indekos makassar

Isi Surat wasiat yang ditinggalkan Almarhuma Agus Kartina di tempat kejadian perkara (TKP)

• Sebelumnya saya Tina mau minta maaf karena tidak mampu untuk jalani hidup lagi.

• Pertama saya minta maaf kepada orang tuaku karena tidak mampu ka bahagiakanki. Kedua kepada keluargaku dan temanku Lia yang selalu peduli ka dan kasih ka bantuan.

• Terima kasih sudah kita besarkanka sampai besar beginika tapi tidak bisaka lanjutkan hidup karena terlalu banyak beban ku tanggung dan tidak bisaka bebani ki ma.

• Cukup sampai disinimi saja saya susaiki sama bapak. Dan tidak adami lagi anakta yang selalu susaiki. Sehat ki selalu sama bapak, ingat ingatki istirahat janganki paksa dirita slalu untuk cari uang,”Minta maaf ka Ma sama Bapak.

Sementara Isi Surat wasiat yang ditinggalkan Almarhuma Idil Akbar Yahya di tempat kejadian perkara (TKP)

• Dunia ini sangat kejam dibandingkan neraka. Hati-hatiki sama orang 100% tidak ada bisa dipercaya. Makasih Pak sama Ma ini keputusan terakhirku.

• Capek sekali maka kasih malu-malu ki, tidak berguna jaka, tidak adami itu kasih susah ki, kasi malu-malu tetap ki baik sama orang, kutungguki di sana Pak sama Mama.

• Tanya keluarganya kakak eko terima kasih, baik sekali selama ini, kalaupun bikin maluka di kostnya, barusanka dapat orang baik kayak keluarganya, ambilki Mici Pak rawatki, ajari maki Ilham naik mobil, ilham pi antarki, janganki sering marah-marahi Ilham.

• Ambil maka saja kubur di Jeneponto dekat Aji Somba supaya bisaki ke Jeneponto terus. janganmi besar-besarkan ini berita kemauwankuji ini semua, tetapki panjang umur semua sehat-sehat ada terus jaka lihatki makasih pak sama mama.

•Makasih kakak eko sama semua keluarga ta,” Janganmi besar-besarkan langsungmi jemput.

Lp ; IMDT / P R M G I

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

INFO TERKAIT

JANGAN LEWATKAN

Top Trending